Imbas Situasi Timur Tengah Memanas, Kepulangan Jemaah Umrah Kota Batu Tertunda
Malang ; Ketegangan situasi geopolitik di Timur Tengah berdampak pada jadwal kepulangan jemaah umrah asal Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Hingga saat ini tercatat masih ada tiga jemaah yang tertahan di Arab Saudi akibat kendala ketersediaan transportasi udara.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Batu, Basuki Rahmat, mengatakan meski ada jemaah yang belum kembali, kondisi seluruhnya dipastikan dalam keadaan aman. Saat ini tiga jemaah tersebut masih menunggu jadwal penerbangan untuk kembali ke tanah air.
“Sedangkan yang satu lagi itu ada sekitar lima jemaah, tapi dua sudah pulang, tinggal tiga yang masih di sana. Kondisinya aman, semuanya aman,” ujar Basuki.
Basuki menjelaskan, tertahannya tiga jemaah tersebut disebabkan kesulitan mendapatkan tiket pesawat pulang di tengah situasi yang dinamis di kawasan Timur Tengah. Meski demikian, pihak travel telah berupaya menangani kendala tersebut.
“Memang ada yang tertahan karena waktunya pulang tapi belum bisa kembali. Sebelumnya cukup sulit mencari tiket, namun alhamdulillah sekarang sudah mendapatkan tiket dan insyaallah segera pulang,” terangnya.
Kementerian Agama Kota Batu juga telah berkoordinasi dengan penyelenggara haji di Mekkah terkait kondisi jemaah. Pihaknya memastikan situasi di sana tetap aman.
Masyarakat, khususnya keluarga jemaah, diminta tetap tenang dan terus mendoakan agar jemaah asal Indonesia, khususnya dari Kota Batu, dapat segera kembali ke tanah air dengan selamat.
Berdasarkan data yang dihimpun, mayoritas jemaah umrah asal Kota Batu telah kembali ke Indonesia. Sebanyak 21 jemaah dari kolaborasi dua travel telah tiba tadi malam, disusul 23 jemaah dari travel lainnya.
Sementara itu, terdapat 12 jemaah asal Kota Batu yang sebelumnya dijadwalkan berangkat umrah pada 5 Maret 2026 dengan program Lailatul Qadar. Namun keberangkatan mereka ditunda menyusul situasi keamanan di Timur Tengah.
“Ada 12 jemaah yang memiliki program Lailatul Qadar. Itu merupakan inisiatif dari pihak travel untuk menunda keberangkatan. Rencananya dalam minggu ini berangkat, tetapi sementara ditunda,” pungkasnya.(*)

