Banjir Rendam Sawah di Ciasem, Petani Subang Rugi Belasan Juta per Hektare
Subang : Ratusan hektare tanaman padi berusia 45 hari di Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat, mengalami kerusakan parah setelah terendam banjir.
Genangan air yang menutupi lahan persawahan membuat tanaman padi gagal diselamatkan, padahal sebagian sudah memasuki masa pembentukan bulir dan hanya menunggu beberapa minggu menuju panen.
Akibat kejadian ini, para petani dipastikan gagal panen. Kerugian diperkirakan mencapai Rp10 juta hingga Rp15 juta per hektare. Selain kehilangan hasil panen, petani juga harus menanggung biaya tambahan untuk menanam ulang.
Sunawi, salah seorang petani di Desa Ciasem, mengaku pasrah dengan kondisi yang dialami.
“Saya sudah menanam padi selama 45 hari, tinggal menunggu beberapa minggu lagi untuk masa pembentukan bulir. Tapi keburu terendam banjir. Semua padi membusuk dan tidak bisa diselamatkan. Kami rugi besar, bisa sampai belasan juta per hektare. Sekarang mau tidak mau harus tanam ulang dan berharap ada bantuan benih dari pemerintah,” ujarnya.
Para petani berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian serius, terutama dengan menyalurkan bantuan benih dan mencari solusi untuk mengatasi banjir yang rutin terjadi setiap tahun di wilayah tersebut.(*)


